Bagi yang ingin belajar gratis kekebalan suku kubu silakan email ke suhukho@gmail.com dan lakukan puasa selama 3 hari kirim potongan rambut dan kuku ke jln.kalimantan no.236 rt 5 rw 6 beji depok 16421
Di Bangka Belitung terdapat suatu komunitas masyarakat yang disebut sebagai penduduk asli yang dikenal sebagai
suku Lom atau
urang Lom. Suku Lom ini disebut juga sebagai
urang Mapur atau
suku Mapur,
karena tinggal di kampung Mapur. Wilayah pemukiman suku Lom ini berada
di dusun Air Abik dan dusun Pejam, yang masih termasuk bagian wilayah
desa Gunung Muda, kampung Mapur kecamatan Belinyu kabupaten Bangka
provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Masyarakat suku Lom saat ini
mencapai 139 KK.
Asal-usul suku Lom merupakan misteri bagi masyarakat lain yang berada di
wilayah tersebut. Berbagai spekulasi berkembang karena suku Lom tidak
memiliki catatan tertulis apapun tentang akar sejarah mereka.
Satu-satunya yang bisa dijadikan pegangan tentang asal-usul suku Lom
adalah berdasarkan cerita yang dituturkan secara lisan dari generasi ke
generasi. Kelengkapan cerita lisan ini semakin lama semakin tidak
lengkap, karena seiring meninggalnya tokoh-tokoh tua dan minimnya tokoh
muda yang tertarik untuk menyerap cerita itu secara lengkap.
Menurut dugaan bahwa suku Lom ini adalah termasuk salah satu suku tertua
di Sumatra (Proto Malayan) dan tertua di Bangka Belitung. Suku Lom
telah lama hidup di wilayah Vietnam sejak ribuan tahun sebelum Masehi.
Karena di wilayah mereka dahulu sering terjadi konflik dan serbuan dari
prajurit Han, maka mereka bermigrasi menyeberang laut, mendarat dan
menetap di daerah Gunung Muda, Belinyu, sekitar abad ke-5 Masehi.
Menurut Olaf H Smedal, seorang peneliti dari Norwegia, dalam bukunya
"Preliminary Findings on a Non-Muslim Malay Group in Indonesia (1988)", terdapat catatan
anonim berangka tahun 1862 yang menceritakan dua cerita asal-usul Suku Lom.
- Salah satu cerita menceritakan, sekitar abad ke-14 Masehi, sebuah
kapal yang ditumpangi sekelompok orang dari daerah Vietnam terdampar dan
rusak di pantai Tanjung Tuing kecamatan Belinyu. Semua penumpang tewas,
hanya tiga orang yang selamat, yaitu 2 laki-laki dan 1 perempuan.
Ketiga orang ini menetap dan membuat perkampungan di daerah Gunung
Pelawan, Belinyu.
- Cerita lain mengisahkan, suku Lom merupakan keturunan pasangan
lelaki dan perempuan yang muncul secara misterius dari Bukit Semidang di
Belinyu setelah banjir besar surut.
Sedangkan dari cerita turun temurun pada masyarakat suku Lom, bahwa
dahulunya mereka berasal dari seorang tokoh sakti yang bernama Anta,
yang menurunkan suku Lom sebagai keturunannya. Hanya tidak diketahui
asal usul tokoh sakti bernama Anta tersebut.
Suku Lom masih banyak yang belum memeluk agama. Karena mereka belum
beragama, maka di kartu tanda pengenal (KTP) mereka sering dibiarkan
kosong pada kolom agama. Hanya saja oleh aparat desa sering dicantumkan
sebagai agama Islam.
Saat ini ada beberapa orang masyarakat suku Lom yang telah memeluk
agama, yaitu terdiri dari 62 orang telah memeluk agama Islam, 13 orang
memeluk agama Kristen dan 2 orang memeluk agama Buddha. Sedangkan
sisanya masih mempertahankan tradisi mereka percaya kepada dunia
animisme dan dinamisme.
Keberadaan komunitas suku Lom ini sering dikaitkan dengan cerita-cerita
mistik suku Lom yang katanya sangat hebat. Cerita yang berkembang di
wilayah Bangka Belitung, kalau ada yang sakit, sering dikaitkan dengan
“kiriman”
dari kampung Mapur. Hal ini biasanya karena suku Lom ini termasuk suku
yang agak tertinggal, biasanya dianggap masyarakat sebagai pelaku
mistik, santet dan sejenis ilmu-ilmu hitam lainnya. Padahal yang
sebenarnya tidaklah seperti itu, karena masyarakat suku Lom adalah
masyarakat yang terbuka, dan tidak menolak ataupun menentang kehadiran
orang lain di pemukiman mereka. Karena sikap negatif dan pengucilan dari
masyarakat lain terhadap mereka inilah yang membuat mereka agak
terasing dari masyarakat umum pulau Bangka. Biasanya masyarakat lain di
Bangka Belitung enggan untuk menyinggahi kawasan Mapur. Beberapa
masyarakat lain di Bangka Belitung, sering melontarkan ucapan seperti
ini
“hati-hati masuk ke kampung suku Lom. Niat hati harus bersih dan
tulus. Kalau hati kotor, bisa celaka, malah tidak bisa keluar lagi”. Demikian pesan banyak orang kepada siapa pun yang akan mengunjungi suku Lom.
Ada beberapa tradisi ilmu mistik pada masyarakat suku Lom, tapi biasanya
hanya digunakan untuk pertahanan diri. Salah satu mantra mistik mereka
yang terkenal adalah
mantra Jirat, yang digunakan untuk menjaga
ladang dari pencurian. Ada juga mantra mistik hipnotis untuk
menghipnotis orang agar mengakui perbuatan jahat yang telah
dilakukannya. Selain itu ada juga
mantra Gendam, yang digunakan untuk menjaga kerukunan rumah tangga. Mantra-mantra ini biasanya hanya dimiliki oleh Dukun Adat.
Masyarakat adat suku Lom masih mempercayai dan meyakini roh-roh yang
terdapat di alam, yang menguasai benda-benda di sekitar mereka, seperti
roh gunung, roh hutan, roh sungai, roh bumi, roh langit dan roh hewan,
yang merupakan bagian dari alam semesta yang menyatu dengan roh nenek
moyang mereka sehingga harus dihargai. Mereka mempercayai jika setiap
bagian dari alam semesta ini mempunyai roh atau kekuatan, yang mana
roh-roh tersebut mengawasi manusia dan perbuatannya. Bencana akan
menimpa manusia apabila manusia melanggar kekuatan dan keselarasan alam.
Dahulunya suku Lom cenderung menutup diri terhadap budaya luar. Dahulu
adat mereka melarang anggota suku untuk menggunakan sandal, jas, jaket
atau payung, karena dianggap menyamai gaya dan perilaku para penjajah.
Namun sekarang mereka telah terbuka terhadap perkembangan jaman,
walaupun sikap kritis terhadap dunia luar tetap dipelihara. Sepanjang
sejarah suku Lom, belum ada anggota suku yang terlibat tindakan
kriminal. Suku Lom asli sangat menjunjung hukum adat dengan tidak
mengganggu orang lain dan alam semesta.
Bahasa Lom termasuk bahasa yang unik, intonasi yang kental dan tempo
yang cepat. Bahasa Lom sendiri kadang dimasukkan ke dalam rumpun bahasa
Melayu, tetapi bahasa Lom sendiri secara usia jauh lebih tua dari bahasa
Melayu pada umumnya, dan jauh berbeda dengan bahasa Melayu yang
terdapat di sekitar wilayah pemukiman suku Lom.
contoh nama suku Lom:
contoh bahasa Lom:
- ika = mereka
- nampik = dekat
- nen = ini
- bu = nasi
- maken air = minum.
sumber:
Suku paser
Paser (org2 biasa menyebut Pasir) merupakan salah satu suku asli Kalimantan selain Kutai, Dayak, Tidung, Banjar dan Melayu.
Kemungkinan masih satu rumpun dengan Dayak karena dari segi bahasa,dan adat istiadat masih ada kesamaan.
Suku Paser banyak di temui di daerah Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Suku
Paser sendiri terdiri lagi sub2 suku, seperti Paser Pematang di daerah
Sadurangas / Benuo, Seratai ; Paser Telake di daerah Olong Telake,
Longkali, Pinang Jatus, Olong Gelang, Pias, dll ; Paser Hadang di daerah
Hadang ; Paser Modang di daerah Modang ; Paser Migi ; Paser Mayang ;
Paser Balik yang merupakan penduduk asli Balikpapan, dll saya lupa.
Saya sendiri merupakan Paser Telake & Pematang dari pihak Bapak dan Paser Pematang / Benuo dari pihak Ibu.
Kebudayaan
Paser sendiri bercampur dengan kebudayaan kesultanan, karena dulunya
ada Kesultanan Paser yang berpusat di Sadurangas/Benuo/ Belengkong di
daerah Sungai Kandilo.
Menurut Sempuri (cerita rakyat Paser), Islam masuk ke Paser sekitar thn 100 an Hijriah dibawa oleh Tuan Guru dari Yaman.
Menurut
Sempuri, sejarah tua Paser bersal dari kehidupan purba di sungai
Telake, dengan tokoh2 nya Datu’, Nalau dan Ayus. Nah dari orang2 ini
konon menurunkan suku2 Paser, Kutai, Dayak.
Juga menurt Sempuri, Kerajaan Tua Paser dengan Rajanya Tuo Ono’ terdapat di daerah sungai Telake.
Setelah
Islam masuk berdiri Kesultanan Paser dengan raja nya yg pertama seorang
perempuan yang di sebut Putri Botung / Petung, yang semula berpusat di
Lempesu, lalu pindah ke Benuo.
Klo dari suku Paser, adat2 yang mirip dengan dayak seperti :
- Belian: ritual utk peyembuhan massal yang dilakukan oleh seorang atau sepasang Mulung (org yg melakukan Belian)
-
Besipung: semacam opera atau sandiwara ghaib, yg di adakan di dalam Lou
Olai (Rumah besar) yang gelap, dimana seorang tetua adat memanggil roh2
org2 dulu yang merupakan pelaku sejarah sehingga terjadilah sandiwara
yang dpt di dengar oleh org2 yg hadir.
Lemu (ilmu ghaib) yg srg saya dgr di suku Paser:
- Parang Maya: menggunakan tangan seperti parang / mendau.
- Pedang pekir: menggunakan jari telunjuk seperti pedang.
-
Pedang kendali : melempaskan/ melemparkan senjata, setelah sasaran
tertumpas semua, maka senjata akan kembali ke pemilik nya,. lemu ini
yang dulu di guanakan Panglima Sentik ketika menumpas seluruh gerombolan
Bajak Laut di sekitar perairan Balikpapan.
- Cuca’ peruntus: menghancurkan organ2 dalam tubuh.
- Cuca’ mayat: membuat org menjadi hidup seperti mayat.
- Cuca’ bangkai : menbuat org mebusuk.
- Lemu Selisih, Kuyar Mais, Lowong Botuk, Polong, dll saya byk yg lupa.
ini salah satu pelet versi paser :
Loking torik olo buo
Malan alas damu royan
Bolum berik mono kito
Lupo mangun delap beam
untuk
tangkal guna2 dengan cara ilmu dayak caranya ambil batang rotan yg
kulitnya agak mnghitam,ambil bambu kuning pas bulan purnama ke 1 ikat
dengan bnang sutra panjang 1 jngkal tanganmu 9 warna lalu ikat dngan
pita merah seindah mungkin,bungkus dngan kain sutra kuning,cukup
dikantongi dibawa kmana2 maka tak akan terkna apa2
Balian ialah Tokoh Spiritual Suku Dayak, dalam istilah Dayak … ilmu itu disebut sebagai Lemu
namun
sangat jarang yang mengungkap tentang Lemu yang ada…seperti yang
tersohor dan ter ekspose keluar ialah kehebatan Minyak Pelet Dayak:
Minyak Hadangan, Minyak Pitunduk, Minyak Sinyong nyong,
Minyak Buronq Buta (Bambu Buta) , Minyak Bulu Perindu (Gunung Bondang)
dan minyak lainnya:
Minyak Bumi (buat tangkal dan pengobatan)
Minyak Bintang ( buat anti celaka/mati dan pengobatan)
hal lainnya yang mantap ialah:
- Mandau Batu yang bajanya bisa lemas dan layaknya samurai bisa dibengkokkan
- Kalung Manik-manik bernuansakan magis ( aku punya satu )
- piring antik basah (anti kebakaran)
- Guci-guci keramat
Mandau
Maya, versi dayak : (parang beneran yg diterbangkan ribuan jin/roh-roh
untuk membunuh org) mkax terkdang gk da knal kasihan( ia pank,jin yg
bwa). versi melayu(islam) : dengan menggunakan tgn yg di ibaratkan
tangan maka sejauh mata memandang musuh2 bsa ditebas( hnya di dlam
tubuhnya ),klo ini pernah dicoba ama paman sy tp dicoba ama buah pisang
yg.titimpas/titebang dari jauh dengan tngan trus setelah kulit pisangnya
di buka maka keliatanlah klo buahnya udh terbelah(bayangin klo
sasaranya badan org,bklan putus tu jantungnya n mati). rata2 org2 islam
melayu di kalimantan pegang ilmu ginian..
Mandau batu merupakan
bahan mandaunya berasal dari besi yang terkandung di dalam batu kali, di
Kalimantan Tengah sendiri ada dua aliran sungai yang menjadi asal batu
tersebut yang biasanya di sebut Sanaman Mantikei (asal dari sungai
Mantikei berada di Kabupaten Katingan ) dan Sanaman Montalat (asal dari
sungai Montalat berada di Kabupaten Barito Utara) ciri besi ini
berbentuk cair (semacam otak dari batu) itu saja yang saya tau. Maaf
kalau OOT sekedar pengetahuan.
ritual – ritual suku dayak :
- Ritual Balian Tolak Bala/Penyakit (sewaktu terjadi wabah muntaber tahun 1974)
- Ritual Tiwah (atau apa yah aku lupa, dimana ada kerbau dikejar rame-rame ditusuk)
- Ritual Tattoo Dayak yang termasyhur itu ( pemain band dunia sampai datang minta itu)
sesungguhnya
Tiwah merupakan Upacara Terakhir dari rentetan upacara kematian bagi
pemeluk agama Hindu Kaharingan (Kaharingan merupakan agama asli
masyarakat Dayak), dan ini bukanya memanggil roh leluhur, demikian
sesungguh adanya dan semoga menjadi pengetahuan kita semua.
Tambahan :
Kalimat
tentang adanya kesaktian/kepercayaan tidak saja hanya dipakai sebagai
hiasan kesusastraan belaka melainkan dapat dipandang sebagai pendapat
yang berakar-akar dalam bumi kepercayaan bangsa Indonesia, dari masa
lampau sampai sekarang masih mempercayai akan adanya benda halus yang
bernama kesaktian, termasuk pengetahuan bathin orang-orang Dayak. Adapun
nama-nama pengetahuan bathin orang-orang Dayak tersebut diantaranya
sebagai berikut:
1. Parang-maya, yaitu orang yang kena mati badan
separo, atau leher seakan-akan ada bekas luka, atau tangan mendadak tak
bisa bergerak, atau badan biru, tangan sepotong.
2. Pipit Berunai,
yaitu semacam binatang kecil seperti busuk dipelihara dalam botol,
dikasih makan timah atau waja/besi, menurut kepercayaan binatang
tersebut dapat diperintahkan menyerang musuh.
3. Tumbak Gahan, yaitu pengetahuan ini biasanya terdapat di daerah Barito Selatan, Barito Timur dan Pasir (Tanah Grogot).
4.
Awoh, yaitu khusus pengetahuan untuk membengkak atau merusak mata jadi
buta, atau koreng yang tak dapat diobati lagi, daging lepas-lepas.
5.
Kiwang, Kibang, Pakihang, yaitu khusus untuk memelihara kebun, ladang,
rumah dll, orang yang kena dapat bengkak, sakit perut, berak-berak
mendadak, badan lemas. Ada juga yang dinamai Pakihang Leket, orang yang
terkena lemas tak dapat berjalan/berpindah tempat.
6. Panikam
Jantung, yaitu khusus kekuatan bathin menikam jantung, orang terus
hilang nafas dan kelihatan bekas dibelakang atau didepan bersamaan
tempat jantung.
7. Petak Malai, yaitu tanah malai, tanah yang
berkhasiat untuk menjinak binatang-binatang yang liar, menjinak manusia.
Tanah ini didapat dari Bukit Bondang, Bukit Raya, Bukit Kaminting,
Gunung Kelam dan disungai Samba dekat kampung jala hulu sungai Katingan.
8. Dll.. (sumber Kalimantan Membangun)
Panah
terong adalah ilmu gaib yang memanfaatkan terong susu (buah terong yang
ada benjolannya mirip payudara wanita), buahnya sudah langka dan
mungkin hanya ada di kalimantan. Kemudian terong ini ditusuk pakai kayu
yang dibentuk menjadi panah. Kayunya diambil dari pohon beringin yang
angker. Lalu dipanahkan ke arah sasaran.
Akibatnya pada korban
adalah akan sakit bisul biasanya dikepala yang sakitnya luar biasa, dan
gak bakal sembuh-sembuh, apabila terong yang dipanahkan tsb sudah busuk
dan pecah, maka pecah pulalah bisulnya yang kemudian disusul dgn
meninggalnya sang korban.
budaya supranatural Dayak, Khmer /
Kampuchea /kamboja , bahkan Thai/Siam ialah hampir sama dan mirip…jika
pada saat ini sedang maraknya Sak Yant ( Tattoo Rajahan ala Thai ) maka
pada suku Dayak itu dari jaman dahulu kala sudah ada . bahkan Tattoo
Mistik Dayak dinyatakan yg paling tua walau sederhana bentuknya sehingga
seorang pemain Band tingkat dunia berkenan langsung datang ke pedalaman
Kalbar untuk memasang Tattoo Dayak di badannya orang Thai, Khmer,
Melayu, Dayak, sama-sama suka Nyirih (daun sirih)
ada lagi ilmu
dari dayak untuk mengetahui aroma bau tubuh manusia dari suku tertentu
di indonesia yaitu para dukun di pedalaman mencari perempuan hamil dari
suku A yang berusia 7 bulan, setelah ibunya dimatikan sedangkan anak 7
bulan diambil untuk dilaksanakan ritual diambil darahnya ditempatkan
dikuali setelah itu ritual dengan anak buahnya [biasanya panglima perang
dengan anak buahnya] setelah selesai didoakan [dimantrai] masing2
peserta meminum darah tersebut, maka hasilnya maknyus dan mantap karena
para peserta tersebut dapat mencium aroma tubuh atau keringat dari suku A
tersebut.
jenis2 ilmu hitam suku dayak
misalnya :
1.
pukulan berat bumi = itu efeknya kalo kena kita membuat badan jadi
berat… saking beratnya kaki kita bisa patah ngangkat badan kita sendiri.
bisa juga langsung lumpuh se umur hidup.
2. panah Lombok = itu di
kirim tengah malam lewat udara.. yang kena bisa mati kepedasan… atau
dari badan kita bisa keluar lombok.
3. panah terong = sama seperti di
atas.. tapi bedanya jika kena ini bisa badan kita jadi ungu seperti
terong .. dalam 3 hari yakin deh pasti mati.
4. bulu perindu = bulu
yang di simpan.. buat ngawinin anak orang.. yakin pasti di terima ama
itu cewek, bulunya di rendam dalam air trus suruh minum tu cewe.
5.
Mandau menangis = (Punya keluarhga gua). kata kakek kakeknya saya.
mandau itu menangis karena di dalamnya ada roh2 musuh perang dulu yang
terjebak di dalam.
Sembilan Ilmu Hitam Khas Suku Dayak
1.Tinju Sembilan Pintu.. Pukulanmu jadi kuat.. sekali pukul bisa mati..
2.Ajian
Berat Bumi.. Badanmu di buat berat dan akhirnya tulangmu gak bisa
menahan beban tubuhmu, tulangmu patah semua dan akhirnya mati.
3.Panah
Terong.. sejenis santet seperti di jawa, kita mengirimnya dimalam hari,
bagi siapa yang kena.. badan kita menjadi ungu seperti terong, dalam
jangka 3 hari pasti mati jika tidak cepat di obati.
4.Panah Lombok..
Sejenis santet juga.. jika terkena badan kita akan merah dan kita merasa
kepedasan.. kita akan haus terus tetapi selalu kepedasan.. tubuhmu akan
lama kelamaan menjadi lemas dan dalam jangka waktu paling lama 1 minggu
pasti mati.
5. Bulu Perindu.. sejenis barang gaib.. di pakai untuk
menaklukkan lawan jenis yang kita inginkan… jika ada yang jual… pasti
PALSU!!! karena di tidak bisa diperdagangkan.. ini di ambil dari dunia
gaib.
6. Minyakbintang.. minyak gaib yang di pakai untuk menyembuhkan
patah tulang.. dalam seminggu pasti tulang akan tersambung.. separah
apapun patahnya..
7.Kalung Babi.. barang gaib yang di ambil bila kita
bertarung melawan siluman babi yang tinggal di pedalaman hutan
kalimantan. berguna bagi para preman karena kita akan kebal bacok,
peluru dan ancaman benda tajam apapun. tapi efek sampingnya kita akan
terkena panu tanpa bisa disembuhkan.
8. Mandau Siluman.. ini dia baru paling macho.. bisa mencari musuh di manapun berada..dengan target memutuskan kepala musuh.
9.Balsem
Jahat.. Balsem yang di taro di benda yang sering di gunakan oleh target
kita.. dalam kurang dari 4 hari pasti mati dengan diagnosa serangan
jantung..
TAPI INGAT.. SEMAKIN TINGGI ILMU HITAM YANG DI AMBIL,
SEMAKIN SIAL JUGA HIDUP KITA. Karena TUHAN TIDAK SUKA JIKA ADA ANAK2NYA
YANG BERSEKUTU DENGAN SETAN.
Mandau adalah senjata sejenis parang
dengan panjang kira-kira 1/2 meter. Biasanya hlu mandau diberik ukiran
burung enggang dengan hiasan rambut manusia. Mandau dibuat oleh pandai
besi yang memiliki ilmu gaib. Mandau terdiri dari dua maca, yaitu mandau
tampilan dan mandau biasa. Mandau tampilan biasaya digunakan untuk
perang dan upacara. Sementara mandau biasa digunakan untuk keperluan
sehari-hari.
Mandau asli harganya dimulai dari Rp. 1 juta rupiah.
Mandau asli yang berusia tua dan memiliki besi yang kuat bisa mencapai
harga Rp. 20 juta rupiah per bilah. Mandau untuk cideramata biasanya
bergagang kayu, harganya berkisar Rp. 50.000 hingga Rp. 300.000
tergantung dari besi yang digunakan. Mandau asli mempunyai penyang,
penyang adalah kumpulan-kumpulan ilmu suku dayak yang didapat dari hasil
bertapa atau petunjuk lelulur yang digunakan untuk berperang. Penyang
akan membuat orang yang memegang mandau sakti, kuat dan kebal dalam
menghadapi musuh.Mandau dan penyang adalah merupakan satu kesatuan yang
tidak dapat dipisahkan turun temurun dari leluhur.
diambil dari http://bocorancapjikia.blogspot.com/2013/03/ilmu-gaib-suku-dayak.html
Ini saya tawarkan Keilmuan Suku Kubu
Kebetulan dulu saya pernah ambil paket keilmuannya dan sudah dapat mengontak sumber spiritualnya dan asal kekuatannya (nama sandi raja nya M********) bisa dicek ke yang waskita dan mengerti
jika minat belajar silakan email yulius.eka@gmail.com atau add pin bb 25d022bb
untuk yang ada disini manual gratis, tetapi untuk penyelarasan dan mendapatkan kata kunci , mohon maaf tidak gratis.
ini manualnya
============================================
ILMU SUKU KUBU
KATA PENGANTAR
Pertama tama saya ucapkan terimakasih atas kepercayaan saudara terhadap kami karena kepercayaan anda maka kami bisa menularkan Ilmu SUKU KUBU ini agar tidak punah dimakan jaman, bisa menyebar dan bisa bermanfaat terhadap setiap orang yang memerlukan bagi si pemakainya. Kunci keberhasilan untuk bisa mempelajari keilmuan ini yang paling penting adalah SUGESTI/KEYAKINAN diri sebab tanpa adanya suatu keyakinan maka semua ilmu apapun di dunia ini tidak akan pernah berhasil. Dengan keyakinan yang bulat sudah mampu menggantikan puasa yang paing berat sekalipun, karena pada intinya sugesti untuk menguatkan kita dalam melakukan suatu hal yang akan kita capai.
Ilmu ini merupakan warisan para leluhur suku anak pedalaman Jambi atau yang disebut SUKU KUBU yang hidupnya mengembara di hutan dan jauh dari keramaian.
Dan kami ingatkan agar disini para pemakai ilmu ini agar untuk digunakan dalam kebaikan menolong sesame dan selalu berada di jalan yang banar. Untuk mengaktifkan Ilmu Suku Kubu ini dengan menggunakan Penyelarasan Gaib. Dengan penyelarasan ghaib ini untuk membuka indera ke 6 agar proses pemasukan keilmuan lebih cepat. Kekuatan ilmu ini besar bila setiap hari mengasah ilmu ini dengan membaca mantera yang kami berikan. Mantera yang digunakan adalah penggabungan dua bahasa yaitu bahasa jambi dan bahasa Jin.
Hal yang harus anda lakukan dalam Aktivasi Penyelarasan Ilmu suku Kubu adalah menurut urutan yang akan kami paparkan di bawah ini.
Adapun Penyelarasan Ghaib hanya dilakukan satu kali dalam seumur hidup. Untuk kesempurnaan pemasukan ilmu suku kubu ini maka laksanakan pada pergantian waktu yaitu pada pukul 12 malam dan harus pada hari kamis malam jumat jam 00.00. dan penyelarasan ghaib ini tidak akan hilang keghaiabannya sampai kapanpun.
PENGAKTIFAN
1. Bakarlah 9 buah dupa di depan anda, lalu mulailah menenangkan diri anda dengan konsentrasi mengatur jalannya nafas secara teratur, menyatukan hati dan pikiran agar hati dan pikiran menjadi tenang dulu. Lepaskan duniawi dan fokuskan diri pada ketenangan jiwa dan pikiran.
2. Kemudian Bacalah Mantra : Dak katek aek yang sayo nerim, aek moron ghoib delangkong jin marale pacak nian yang mano ghoib sayo biso gerulo wewelang siapopun dak biso didoron, memeno suko dewek indero sayo (dibaca 7x)
3. Setelah bacalah afimasi berikut : Saya sedang memasuki moment Suku Kubu, didalam moment ini saya meminta Penyelarasan Ghaib Suku Kubu untuk diri saya sendiri sebagai berkah dari Tuhan Yang Maha Esa, Terimaksih.. terimakasih.. terimakasih.
4. Kemudian berdiam diri beberapa saat + 5 menit dalam keadaan yang masih tenang sambil merasakan suasana yang berbeda.
5. Setelah itu Ucapkan Penerimaan Penyelarasan Ghaib : Saya sekarang sedang menerima Penyelarasan Ghaib Suku Kubu untuk diri saya sendiri sebagai berkah dari Tuhan Yang Maha Esa, Terimaksih.. terimakasih.. terimakasih.
6. Nikmati Penyelarasan selama 30 menit.
7. Kemudian selesai 30 menit bacalah : Saimusandaimusan sebanyak 10.777 kali lakukan dengan konsentrasi penuh.
8. Setelah selesai membaca Saimusandaimusan 10.777 kali selesailah sudah Penyelarasan tahap awal.
Kemudian pada hari berikutnya Ulangi membaca mantera dengan tetap membakar dupa sebanyak 9 dupa lalu baca:
Dak katek aek yang sayo nerim, aek moron ghoib delangkong jin marale pacak nian yang mano ghoib sayo biso gerulo wewelang siapopun dak biso didoron, memeno suko dewek indero sayo (dibaca 7x)
Dan diteruskan dengan membaca : Saimusandaimusan 10.777 setiap malam sampai dengan malam minggu berikutnya selama 9 malam. Jadi dari malam Jumat awal mulai penyelarasan berakhir pada malam minggu ( Malam Jumat, Malam Sabtu, Malam Minggu, Malam senin, Malam selasa, Malam rabu, Malam kamis, Malam jumat, Malam sabtu, minggu) membaca Mantera diatas sejumlah Bacaan mantera 7 kali dan Bacaan Saimudandaimusan 10.777 kali) pada hari ke 2 setelah penyelarasan pembacaan mantera tidak harus jam 12 malam tetapi akan lebih baik jika dilakukan jam 12 malam serta pelaksanaannya tidak boleh ada yang bolong dalam pembacaan mantera diatas, jika bolong maka dianggap gagal dan harus dimulai dari awal kembali.
Jika telah selesai selama 10 malam dan memasuki malam ke 11 dan seterusnya tinggal mengasah keilmuannya dengan hanya membaca Saimusandaimusan sebanyak 777 kali setiap malam dan tetap dengan membakar dupa dengan konsentrasi. Semakin sering dibaca semakin kuat power energinya, semakin bolong bolong mengamalkannya maka semakin lemah powernya.
ILMU PELET
Ilmu ini ga bisa dibuat main-main sebab orang yang kita tuju sudah kena dan kemudian di tinggalkan maka berakibat fatal (jadi OrgiL).
Caranya :
Ambillah tanah bekas telapak kaki orang yang dimaksud/ jika meludahi sampeyan maka ambil saja ludahnya yang sudah menyentuh tanah beserta tanahmya, lalu masukkan kantong plastik, jadikan air ludah yang sudah berada di kantong plastik tersebut digunakan sebagai kalung, sebelum tidur bacakan mantra dibawah ini :
Sikok Roh, Sikok Goib Jin, Sikok Bumi, Sikok tanah. Roh.........(nama orang yang dituju).... Lolo, Balek bengak, Bengak Nian budak.........(nama orang yang dituju). Nurut nian apo kato sayo.......(nama anda) bengak, Lolo, Bengak, Lolo nian budak .....(nama yg dituju). Dak Katek Raso Lenyang sayo.... (Nama anda) Sikok Sikoknyo sayo...(nama anda) yang diraso budak...... (nama Yang dituju). Bele, bele,bele Budak (nama yng dituju) samo sayo .......(nama anda).
Mantra di atas dibaca 77x, setelah membaca mantra tersebut usapkan tanah yang telah dibacakan mantra ke muka anda. Kemudian masukkan kembali tanah tersebut pada plastik dan kalungkan di leher anda sambil dibawa tidur.
Lakukan selama 7 hari tanpa putus dibaca tengah malam sebelum tidur. Kemudian pada hari ke 8 buanglah tanah tersebut pada halaman rumah sasaran yang kita tuju agar bisa dilangkahi oleh orang tersebut. Tunggu 3 hari kemudian anda akan membuktikan kemapuhannya Pelet dari Pedalaman jambi ini.
ILMU PELARISAN
Sediakan 1 botol air, 7 helai daun sirih, 10cc minyak zafaron, 3 buah dupa, lalu masukkan 7 daun sirih dan 10 cc minyak zafaron ke dalam botol yang berisi air. Kemudian bakarlah 3 buah dupa dan bacalah mantera ini :
Gondolo dodoku goib sinter johoru
.. (sebut nama pemilik usaha dan tanggal lahirnya) bolo, bolo ngowek kiwir dorong siapo bae ngontong sikok
.(sebutkan nama usaha yang dimiliki pemilik usaha) jololu porlek dewek perling siring ngenteng, ngenteng goib dorong jolong. Dak katek mato tak lewat ngontong sikok
. (sebutkan nama usaha yang dimiliki pemilik usaha). Mantera tersebut dibaca sebanyak 33 kali, setelah itu ludahkan 7 kali pada botol air tersebut, lalu air tersebut dipercikkan di tempat usahanya. Maka usaha anda akan banyak didatangi pengunjung untuk membeli dagangan anda. Akan tetapi kekuatan ilmu ini hanya berlaku sampai 60 hari (2 bulan) saja, setelah itu akan hilang dan jika ingin diperpanjang kekuatannya maka harus diisi kembali seperti tata cara diatas.
ILMU TERAWANGAN
Bakarlah 1 atau 3 buah dupa, lalu sebutlah masalah yang dihadapi dan ingin mengetahui kejadiannya, missal kejadian pencurian maka tinggal menyebutkan : Siapa pencurinya dan bagaimana kejadiannya? dan sebutkan pula daerah dimana kejadian itu terjadi serta sebutkan dimana tempat persembunyiannya si pencuri, lalu konsentrasi dan pejamkan mata sambil mata ditutup bacalah mantera ini : Garok apo dongko ngelong jambe delangkong perling jarak bubune andok jolong gae-gae mato goib, Mato sayo tembuk segalo holo humbing goib. Atok tuje janto andok gae-gae mato goib, Wongleng siling ngenteng mato goib. Mantera dibaca 77 kali. Biasanya sebelum memasuki hitungan ke 77 anda akan melihat jelas kejadian yang dimaksud,tentang siapa dan dimana pencurinya, intinya semua kejadian akan terlihat dengan jelas, walaupun sudah terlihat tetap selesaikan pembacaan mantera hingga selesai 77 kali, setelah selesai 77 kali lalu anda tetap konsentrasi untuk melihat tersebut sampai betul-betul jelas. Ingat ketika anda membaca mantera maka konsentrasi harus terfokus pada masalah yang dihadapi.
ILMU MENARIK RIZKI
Bacalah Mantera ini setiap hari, dan selagi membaca bakarlah dupa.
Saimusandaimusan Daimusansaimusan balong duek goib mantok sayo gae Saimusandaimusan mantok, mantok, mantok jambe hubok segalo duek goib malolong kamber, kamber, kamber donyono duek.
Mantera diatas dibaca sebanyak 7 kali setiap hari, maka rizki akan datang dari segala penjuru mata angin.
ILMU BULEK KOLO ( Sabda Jadi/Apa yang diucap terjadi).
Bila ingin apa yang kita ucapkan terjadi, inilah ilmu langka dari Suku Kubu Jambi. Bila ilmu ini digunakan untuk menyengsarakan orang lain dan jika yang anda tuju ada pada jalan yang benar maka Akibat dari apa yang anda ucapkan akan membalik sendiri pada diri anda, maka gunakan hanya untuk kebaikan dan membela yang benar (terdzolimi).
Caranya :
Tepat pukul 12 malam anda duduk bersila beratapkan langit (diluar rumah), kemudian bakarlah 7 buah dupa didepan anda lalu bacakan mantera dibawah ini :
Kober, kober, kober gundi goib bele, bele, bele dewek lenyang andok gae-gae bulek kola sutong sikok janti gutong jorontong jabek gagalong mano dunga rikwa jololu porlek bele dangko goib dewek marek, marek congok marongkok bulek kola.
Mantera diatas dibaca sebanyak 99 kali lalu tataplah langit dan ucapkan apa yang kita inginkan, kemudian meludahlah ke depan 3 kali,kekiri 3 kali, kenanan 3 kali. Lakukan cara ini selama 3 malam berturut-turut.
ILMU ROH JOLONG (Meraga Sukma)
Roh Jolong adalah Ilmu sejenis dengan Meraga Sukma, sukma anda akan keluar meninggalkan badan anda dan anda dapat pergi kemanapun anda suka. Yang perlu diingat bahwa sebelum anda melakukannya, anda harus betul-betul siap, hafal juga mantera Kunci untuk Kembali lagi ke dalam badan anda. Sebab bila anda tidak hafal Kunci untuk kembali kebadan anda sendiri maka sukma anda akan terus berada diluar tubuh anda dan tidak akan menyatu kembali dengan tubuh anda. Ingat baik-baik pesan ini.
Caranya adalah :
Sediakan 7 buah dupa lalu baringkan tubuh anda, letakkan 2 buah diatas kepala anda, 2 buah di samping kiri anda, 2 buah dupa dikanan anda dan 1 buah di bawah kaki anda. Bakarlah ke 7 dupa tersebut dan kemudian pejamkan mata anda kemudian baca mantera dibawah ini di dalam hati :
Gegengko, gegengko roh sayo gae-gae julo miling sulo halo kena su ung keret gantok goib badan sayo keret dulok gegengko, gegengko tolok jale sili balong melente, melente, melente golok gantok goib jaleng balong melente golong-golong jabek utak matek kobur
Bcalah terus tanpa menghitung, biasanya memasuki hitungan ke 99 kali, sukma anda akan keluar dari badan anda, dan anda bisa pergi kemanapun anda inginkan.
Sedangkan Kunci untuk Kembali lagi ke tubuh anda untuk masuk menyatu dengan tubuh anda, bacalah :
Gegengko, gegengko badan sayo geleng-geleng joro roh sayo daleng goib sosok jiwo balang porok senget badan sayo, roh sayo, jiwo sayo rengek golo goib balek dewek torok tirik weleng sabaleng. Balek-balek dewek gegengko montong-montong goib.
Mantra kunci kembali ke tubuh dibaca sebanyak 21 kali, setelah itu roh anda akan melesat tanpa terkendali menuju badan anda dan langsung menyatu dengan badan anda. Ingat mantera harus dibaca lengkap sebab kalau tidak lengkap atau kurang 1 kata saja maka sukma anda tidak akan kembali kebadan anda. Jadi hafalkan mantera tersebut selengkap-lengkapnya dan diluar kepala.
ILMU PENGOBATAN PENYAKIT MEDIS
Kumpukan 17 daun sirih dan 1 buah kemenyan. Bakarlah kemenyang tersebut di tengah-tengah daun sirih yang mengelilingi kemenyan tersebut. Lalu bacalah mantera berikut ini : Gundolo humbe-humbe dalonglong jae-jae manak jamangko meleng nengko tolok sakik si
(sebutkan nama pasien).. mejok hambaran kona cocoku dorong sakik gona sana darang sigoling belek dengko naning jele mejok. Mantera dibaca 33 kali, setelah mantera selesai dibaca asapkan 17 daun sirih diatas kemenyan. Lalu rendamlah 17 daun sirih tersebut ke dalam gelas berisi air kemudian minumkan kepada pasien. Setelah itu kumpulkan kembali 17 daun sirih tersebut lalu pukul-pukulkan daun sirih tersebut ke mata kiri 3 kali, mata kanan 3 kali diatas kepala 3 kali dan di tempat yang sakit 17 kali. Kemudian rendam kembali 17 daun sirih tersebut dalam bak yang berisi air yang digunakan untuk mandi si pasien yang sakit, sebelum pasien melakukan mandi besar agar pasien membaca terlebih dahulu mantera berikut :Jalong-jalong ombe-ombe genok nengko tolok sakik
. (sebutkan nama sendiri) mantera dibaca sebanyak 13 kali, kemudian baru melakukan mandi besar.